Genjot Transaksi Samsat Budiman, Jasa Raharja Sukoharjo Bina BUMDes Berkinerja Rendah

Genjot Transaksi Samsat Budiman, Jasa Raharja Sukoharjo Bina BUMDes Berkinerja Rendah

Sukoharjo – Jasa Raharja Cabang Sukoharjo menggelar kegiatan pembinaan intensif bagi jajaran Direktur dan Person in Charge (PIC) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang memiliki capaian transaksi rendah di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Senin (4/5). Langkah strategis ini diambil guna mendorong optimalisasi layanan Samsat Budiman melalui penguatan peran BUMDes sebagai mitra layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo, Arvian, menekankan pentingnya transformasi pola pikir agar BUMDes mampu berkembang menjadi unit usaha profesional. Ia memaparkan konsep tiga fase transformasi, yakni Fase Validasi Fondasi, Fase Sustaining, hingga Fase Pengembangan Bisnis (Scale-up).

“BUMDes harus bertransformasi menjadi unit usaha yang menguntungkan, aman, dan mudah dijalankan. Dengan strategi yang tepat, layanan Samsat Budiman dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ujar Arvian di ruang rapat Kantor Cabang Jasa Raharja Sukoharjo.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan materi dari Direktur BUMDes Sugeng Abadi Mulur, Adi Prihannato, yang dinilai sukses mengelola Samsat Budiman. Adi menekankan penerapan strategi 4P (Product, Place, Promotion, Price) serta pengelolaan data pelanggan yang akurat sebagai kunci keberhasilan.

BUMDes Sugeng Abadi Mulur sendiri telah membuktikan efektivitas pengelolaan data selama 2,5 tahun bergabung. Saat ini, mereka memiliki dashboard pelanggan sebanyak 1.533 data, mencakup kendaraan roda dua dan roda empat lengkap dengan tanggal jatuh tempo serta nomor kontak pemilik.

Kepala UPPD Kabupaten Sukoharjo, Saryningsih, menyambut positif inisiasi ini. Ia berharap sesi berbagi pengalaman (sharing session) tersebut dapat memicu inovasi di setiap wilayah agar transaksi pajak kendaraan bermotor meningkat secara signifikan.

Sebagai penutup acara, Arvian memberikan tantangan kepada seluruh BUMDes yang hadir untuk membuktikan perkembangan kinerja mereka dalam satu bulan ke depan. Ia menjanjikan apresiasi khusus dari Tim Pembina Samsat bagi tiga BUMDes dengan peningkatan transaksi paling signifikan.

Melalui sinergi yang kuat antara Jasa Raharja, BUMDes, dan stakeholder terkait, diharapkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan meningkat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.