Tepis Isu Pembatalan, Kemenkeu Pastikan Proses Rotasi Pejabat Sesuai Prosedur

Tepis Isu Pembatalan, Kemenkeu Pastikan Proses Rotasi Pejabat Sesuai Prosedur

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menepis isu spekulasi mengenai pembatalan atas pelantikan pejabat yang telah dilakukan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa proses yang berlangsung saat ini merupakan langkah penyempurnaan serta kelanjutan dari penataan posisi di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dalam pernyataannya, Suahasil memastikan bahwa seluruh pejabat yang telah dilantik pada gelombang sebelumnya tetap sah dan sudah menjalankan tugasnya sesuai ketentuan.

“Yang kemarin sudah ikut pelantikan ya sudah sah. Ini adalah penyempurnaan setelah itu. Jadi, yang kemarin telah ikut pelantikan itu sudah menjalankan tugas,” ujar Suahasil Nazara saat memimpin pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Sekretariat KSSK di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 21 September 2026.

Hasil Pembahasan Rotasi dan Promosi Tambahan

Suahasil menjelaskan bahwa pelantikan pejabat kementerian keuangan terbaru ini merupakan hasil pembahasan intensif dalam beberapa hari terakhir. Langkah rotasi dan promosi tambahan ini dilakukan guna menuntaskan pengisian struktur organisasi Kemenkeu secara utuh dan menyeluruh.

Seluruh proses penetapan pejabat dilakukan melalui pengujian yang ketat di tingkat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dengan dihadiri oleh pimpinan Eselon I. Mekanisme ini memastikan pengisian posisi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) hingga jabatan administrator di bawahnya berjalan sesuai rekam jejak serta regulasi yang berlaku.

Proses pengambilan sumpah jabatan sendiri terbagi berdasarkan kriteria tingkatan:

  • Eselon II (Pejabat Tinggi Pratama): Pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh pimpinan kementerian.
  • Eselon III dan Fungsional: Pengambilan sumpah dilakukan oleh pimpinan unit Eselon I di masing-masing unit kerja.

Fokus Mengawal Target Strategis APBN

Menkeu menekankan bahwa dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) dan dilaksanakannya pelantikan ini, penyempurnaan struktur organisasi telah rampung. Ia meminta seluruh jajaran Kemenkeu untuk langsung bekerja dan fokus mengawal berbagai agenda strategis negara.

“Ini penyempurnaannya, ya. Supaya tambah, ada yang mutasi, ada yang promosi, SK-nya sudah cukup, dan kemudian kita lantik pada hari ini. Saya telah meminta kepada seluruh pejabat Kementerian Keuangan untuk sekarang bekerja, menuntaskan, mengerjakan seluruh tugas Kementerian Keuangan bagi Indonesia,” tegasnya.

Tuntasnya penataan ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas kerja Kemenkeu dalam mengawal target-target pembangunan, mulai dari optimalisasi penerimaan negara, pengawasan internal, hingga efektivitas belanja dan pembiayaan APBN.