Dolar AS Melemah ke Dekat Level Terendah Dua Bulan, Investor Cermati Inflasi

Dolar AS Melemah ke Dekat Level Terendah Dua Bulan, Investor Cermati Inflasi

Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak mendekati level terendah dalam dua bulan terhadap sejumlah mata uang utama pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Investor menantikan data inflasi AS yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Mengutip Investing.com, indeks dolar AS berada di level 99,6, mendekati posisi terendah sejak 2 Juni. Euro menguat tipis ke USD1,1558, sementara pound sterling stabil di USD1,3490.

Pergerakan dolar tertekan setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan perekonomian secara tak terduga kehilangan lapangan kerja pada Juli. Data dua bulan sebelumnya juga direvisi turun, sehingga ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed pada September ikut berkurang.

Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September sekitar 44 persen, turun dari 67 persen sepekan sebelumnya. Imbal hasil Treasury 10 tahun juga turun dan terakhir berada di 4,637 persen.

Investor selanjutnya akan mencermati data Consumer Price Index (CPI) AS untuk Juli. Inflasi inti diperkirakan naik 0,2 persen secara bulanan dan mencapai 2,5 persen secara tahunan, dibandingkan 2,6 persen pada Juni.

Selain data inflasi, pasar juga menunggu laporan harga produsen dan penjualan ritel AS yang dijadwalkan dirilis pekan ini. Data tersebut diperkirakan turut memengaruhi prospek kebijakan moneter The Fed dan pergerakan dolar AS.