Ratusan Ribu Buruh Sambut Presiden Prabowo dalam Peringatan May Day 2026

Ratusan Ribu Buruh Sambut Presiden Prabowo dalam Peringatan May Day 2026

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis pagi. Kehadiran Presiden disambut antusias oleh ratusan ribu buruh yang telah memadati area acara sejak pagi hari.

Berdasarkan pantauan dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.41 WIB menggunakan kendaraan dinas Maung. Setibanya di Monas, Presiden langsung melambaikan tangan kepada para peserta yang menyambut kedatangannya.

Usai turun dari kendaraan, Prabowo kemudian berjalan kaki menuju panggung utama sambil menyalami sejumlah peserta yang berada di sepanjang jalur masuk. Suasana penyambutan semakin meriah dengan diputarnya lagu “Kamu Ngga Sendirian” yang dibawakan oleh grup musik Tipe-X.

Pemerintah Tegaskan Posisi Bersama Buruh

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menegaskan bahwa kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan May Day 2026 menunjukkan komitmen pemerintah untuk berdiri bersama kaum buruh, bukan berhadapan dengan mereka.

“Pemerintah ingin menegaskan satu hal, bahwa posisi pemerintah bukan berhadapan dengan buruh, melainkan berdiri bersama buruh,” ujar Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah memahami berbagai kekhawatiran yang dihadapi pekerja menjelang Hari Buruh, mulai dari potensi pemutusan hubungan kerja (PHK), tekanan biaya hidup, hingga ketidakpastian ekonomi global.

Menurutnya, negara akan terus hadir sebagai pelindung pekerja sekaligus menjaga keberlanjutan lapangan kerja di tengah tantangan ekonomi.

“Negara hadir sebagai pelindung pekerja sekaligus penjaga keberlanjutan lapangan kerja,” tambahnya.

Momentum May Day dan Harapan Pekerja

Peringatan May Day 2026 di Monas menjadi salah satu momen besar yang mempertemukan pemerintah dan elemen buruh dalam satu ruang dialog simbolik. Kehadiran Presiden Prabowo diharapkan menjadi sinyal penguatan hubungan industrial yang lebih harmonis serta responsif terhadap dinamika ketenagakerjaan nasional.

Dikutip dari metrotvnews.com