Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan sumur bor di hunian sementara (huntara) Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut dapat segera terpenuhi.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pengerjaan sumur bor saat ini tengah dikejar agar dapat segera selesai dalam waktu dekat.
Percepatan Pembangunan Sumur Bor
“Kami sedang mengejar penyelesaian pembuatan sumur bor yang ditargetkan rampung pada pekan ini,” ujar Dody Hanggodo di Batang Toru, Senin.
Ia menjelaskan terdapat dua titik sumur bor yang saat ini dikerjakan oleh PT Nindya Karya untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang menempati hunian sementara tersebut.
Dalam tahap pengerjaan saat ini, proses pengurasan sumur sedang dilakukan untuk memastikan air yang dihasilkan benar-benar bersih sebelum dialirkan kepada masyarakat.
Sebanyak 245 keluarga yang tinggal di huntara Batang Toru nantinya akan memanfaatkan fasilitas sumur bor tersebut untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Pasokan Air Sementara dari Damkar
Sebelum pembangunan sumur bor sepenuhnya selesai, pasokan air bersih bagi warga huntara masih dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pasokan air tersebut digunakan untuk mengisi tangki air yang tersedia di kawasan hunian sementara agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
Untuk itu, Menteri PU meminta masyarakat bersabar hingga proses pembangunan sumur bor tersebut selesai.
“Kami terus mengejar progres penyediaan air bersih tersebut agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera menempati seluruh huntara yang telah disediakan,” tuturnya.
Pemerintah Siapkan Hunian Tetap
Selain pembangunan hunian sementara, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Batang Toru.
Dody menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan rencana pembangunan hunian tetap agar masyarakat dapat tinggal dengan lebih nyaman dan aman.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyambut baik langkah Kementerian PU dan pihak terkait dalam mempercepat penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak bencana.
Menurutnya, percepatan pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat membuat seluruh warga terdampak segera menempati hunian sementara sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Dengan percepatan penyediaan huntara tersebut, warga terdampak bencana keseluruhan diharapkan sudah dapat menempati hunian tersebut menjelang Lebaran,” katanya.
Dikutip dari antaranews.com
