Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memperkirakan rapat pimpinan (Rapim) TNI-Polri akan membahas evaluasi keamanan nasional pada awal tahun. Hal itu disampaikannya usai tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.
Tito menilai agenda tersebut kemungkinan berkaitan dengan evaluasi tugas pertahanan dan keamanan, sekaligus menjadi momentum konsolidasi lintas institusi. Menurutnya, rapat pimpinan TNI-Polri merupakan kegiatan rutin yang lazim digelar pada awal tahun.
“Saya kurang tau jujur aja, tapi ini kan rutin ya TNI-Polri mungkin evaluasi. Kemarin kan ada rapat di Sentul rakor seluruh kepala daerah, ini juga mungkin awal tahun juga untuk TNI Polri,” ujar Tito.
Ia menyebut fokus pembahasan bisa mencakup evaluasi pengamanan momen Natal dan Tahun Baru yang dinilai berlangsung relatif aman. Selain itu, kesiapan aparat menghadapi agenda besar keagamaan juga menjadi perhatian.
“Terutama yang berhubungan dengan tugas TNI Polri pertahanan dan keamanan. Kemudian juga mungkin evaluasi kemarin Natal Tahun Baru relatif aman,” kata Mendagri.
Tito menambahkan, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap stabilitas keamanan menjelang Ramadan dan Hari Raya. Menurutnya, agenda tersebut berpotensi menjadi salah satu pokok pembahasan dalam rapim.
“Kemudian nanti kan ada event besar yaitu Ramadan dan Hari Raya. Saya pikir enggak akan jauh-jauh dari situ, tapi apapun jujur aja tidak tahu, ini hanya dugaan saya,” ucap Tito.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan Rapim TNI-Polri merupakan kegiatan rutin tahunan. Ia menambahkan arahan Presiden akan ditindaklanjuti dalam rapat pimpinan internal TNI.
“Ini acara rutin tahunan. Nanti ada Rapim TNI lagi, ada rapim Angkatan Darat lagi,” kata Maruli.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono juga memastikan agenda tersebut merupakan Rapim TNI-Polri yang akan diisi arahan langsung dari Presiden.
“Hari ini ada Rapim TNI-Polri, ada arahan dari Pak Presiden,” ujar Tonny.
Dikutip dari RRI.co.id
