Harga emas dunia mencatat kenaikan tipis pada perdagangan awal sesi Asia, Rabu (11/3/2026), di tengah ketidakpastian pasar terkait konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran serta menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat.
Mengutip Investing.com, harga emas spot sebagai acuan harga emas dunia naik 0,3 persen menjadi USD5.210,51 per ons. Sementara itu, harga emas berjangka turun 0,5 persen menjadi USD5.216,55 per ons.
Kenaikan tersebut membuat harga emas menembus kisaran perdagangan USD5.000 hingga USD5.200 per ons yang sempat terlihat sepanjang pekan lalu. Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati apakah tren penguatan tersebut dapat berlanjut.
Sebelumnya, harga emas sempat mengalami fluktuasi tajam setelah turun dari rekor tertinggi yang mendekati USD5.600 per ons pada akhir Januari 2026.
Konflik Timur Tengah Pengaruhi Pergerakan Pasar
Pergerakan harga emas saat ini dipengaruhi oleh sinyal yang beragam terkait konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah berlangsung selama hampir dua pekan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa konflik tersebut kemungkinan akan segera berakhir. Namun hingga Rabu dini hari, serangan antara pihak-pihak yang terlibat masih terus berlangsung, menandai hari ke-12 konflik tersebut.
Ketidakpastian geopolitik tersebut turut memicu fluktuasi di pasar keuangan global, termasuk pasar saham dan komoditas.
Data Inflasi AS Jadi Perhatian Investor
Selain perkembangan geopolitik, investor juga menunggu data inflasi konsumen Amerika Serikat untuk Februari yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Data tersebut diharapkan memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian terbesar di dunia. Namun, angka inflasi tersebut diperkirakan belum sepenuhnya mencerminkan kenaikan harga energi yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah.
Pasar juga mencemaskan potensi inflasi energi yang lebih tinggi yang dapat mendorong bank sentral global mengambil kebijakan moneter yang lebih agresif. Kondisi tersebut berpotensi menekan harga emas.
Meski demikian, emas tetap mendapat dukungan dari meningkatnya permintaan sebagai aset lindung nilai atau safe haven di tengah ketidakpastian global.
Logam Mulia Lain Ikut Menguat
Selain emas, sejumlah logam mulia lainnya juga mengalami kenaikan harga pada perdagangan Rabu.
Harga perak spot naik 0,5 persen menjadi USD88,7345 per ons. Sementara harga platinum spot menguat 0,7 persen menjadi USD2.217,76 per ons.
Dikutip dari metrotvnews.com
