Dorong Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ, Tim Pembina Samsat Palangka Raya Gelar Operasi Gabungan

Dorong Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ, Tim Pembina Samsat Palangka Raya Gelar Operasi Gabungan

Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor, Tim Pembina Samsat Palangka Raya bersama Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Pendapatan Daerah Kota Palangka Raya dan Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya melaksanakan kegiatan operasi gabungan di sejumlah titik di wilayah Kota Palangka Raya pada 22 hingga 24 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah, Jasa Raharja, dan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan, meliputi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), status pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Selain itu, para pengendara juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan secara tepat waktu sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah dan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa operasi gabungan merupakan salah satu upaya kolaboratif untuk membangun budaya tertib administrasi di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan pemeriksaan administrasi kendaraan, tetapi juga mengedepankan aspek edukasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Kepatuhan tersebut pada akhirnya akan mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan bagi pengguna jalan,” ujar Alfin.

Lebih lanjut, Alfin menegaskan bahwa Jasa Raharja akan terus memperkuat sinergi dengan Tim Pembina Samsat dan pemerintah daerah dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan tercipta budaya tertib administrasi kendaraan bermotor serta ekosistem transportasi yang lebih aman dan berkeselamatan di Kota Palangka Raya.