IHSG Awali Perdagangan dengan Penurunan ke Posisi 5.039

IHSG Awali Perdagangan dengan Penurunan ke Posisi 5.039

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Senin (2/11/2026) dengan berada di level 5.039,539. Mengacu data RTI hingga pukul 09.42 WIB, IHSG terkoreksi 32,079 poin atau 0,63 persen ke posisi 5.024,971. Sepanjang perdagangan pagi, indeks bergerak pada rentang 4.981 hingga 5.048. Sebanyak 154 saham menguat, 444 saham melemah, dan 106 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp2,535 triliun dengan volume perdagangan 7,020 miliar saham dan kapitalisasi pasar sebesar Rp8.834,212 triliun.

FAC Sekuritas memperkirakan IHSG cenderung bergerak konsolidatif dengan risiko koreksi terbatas, meski peluang penguatan teknikal masih terbuka. Tekanan pasar dipengaruhi pelemahan rupiah hingga Rp18.185 per dolar AS, aksi jual investor asing, serta ketidakpastian terkait potensi penurunan status Indonesia menjadi Standalone Market oleh MSCI. Sentimen global juga membebani pasar setelah bursa saham Amerika Serikat melemah akibat tekanan pada sektor teknologi dan kekhawatiran terhadap besarnya belanja modal perusahaan kecerdasan buatan (AI).