Rupiah Dibuka Stabil di Posisi Rp16.870 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Stabil di Posisi Rp16.870 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026. Tekanan datang seiring penguatan dolar AS yang mendapatkan sentimen positif menjelang rilis data ekonomi Negeri Paman Sam.

Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di level Rp16.870 per USD, melemah 33 poin atau sekitar 0,20 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.837 per USD.

Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah tercatat di level Rp16.839 per USD pada waktu yang sama, relatif datar dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Indeks Dolar AS Menguat

Dilansir dari Investing.com, indeks dolar—yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia—naik 0,3 persen ke level 97,24, setelah sebelumnya menguat 0,2 persen.

Penguatan dolar terjadi setelah pasar AS kembali aktif usai libur panjang perayaan ulang tahun George Washington. Investor kini menanti sejumlah data ekonomi penting yang diperkirakan memengaruhi arah kebijakan moneter selanjutnya.

Sebagian besar pasar Asia, termasuk Tiongkok, masih tutup karena libur, sehingga volume perdagangan relatif terbatas.

Poundsterling dan Euro Melemah

Di Eropa, pasangan GBP/USD turun 0,7 persen ke level 1,3545. Poundsterling tertekan setelah data terbaru menunjukkan pelemahan lanjutan di pasar tenaga kerja Inggris.

Sementara itu, EUR/USD melemah 0,1 persen ke posisi 1,1842. Pelaku pasar menantikan rilis indeks sentimen ekonomi ZEW Jerman yang diperkirakan mencerminkan peningkatan kepercayaan terhadap ekonomi terbesar di Zona Euro.

Yen Jepang Stabil

Di Asia, USD/JPY relatif stabil di kisaran 153,37. Yen Jepang sedikit pulih setelah sebelumnya tertekan akibat data produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat yang lebih lemah dari perkiraan.

Pergerakan rupiah selanjutnya diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen global, khususnya rilis data ekonomi AS dan dinamika indeks dolar dalam beberapa hari ke depan.

Dikutip dari metrotvenws.com