Bulan Ramadan kali ini tak hanya diwarnai dengan tradisi perang sarung dan balap lari, tetapi juga perang mercon yang terjadi di Jalan Raya Sepulu, Bangkalan, Sabtu malam (28/2/2026).
Kejadian ini menjadi viral di media sosial setelah salah seorang warga melakukan Live di TikTok. Video menunjukkan lokasi dipadati ratusan anak muda yang ikut meramaikan perang mercon.
Untuk menghindari kecelakaan, beberapa anak muda menutup jalan raya agar kendaraan tidak melintas saat mercon dinyalakan. Meski begitu, kegiatan tersebut tak berlangsung lama. Anggota kepolisian dari Polsek Sepulu langsung mendatangi lokasi dan menertibkan warga.
“Jadi peristiwa tersebut sempat dilive-kan di TikTok, oleh pengguna media sosial bahwasannya terjadi kegiatan perang mercon yang terjadi di jalan raya. Anggota Polsek Sepulu langsung mendatangi lokasi dan menghalau masyarakat supaya hal tersebut tidak dilakukan, karena bahayanya dari petasan akan berdampak pada diri sendiri, orang lain, hingga pengendara lalu lintas di jalan raya,” ujar Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, jajaran kepolisian Polres Bangkalan dan Polsek jajaran akan meningkatkan patroli di beberapa titik yang kerap digunakan untuk perang mercon atau balap liar. Upaya ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan menjaga keamanan masyarakat selama bulan Ramadan.
DIkutip dari portaljtv.com
