Banjir Luapan Sungai Landa Jember, Ratusan Rumah Terdampak

Ratusan rumah di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terendam banjir akibat luapan aliran sungai menyusul tingginya curah hujan dalam dua hari terakhir. Banjir tersebut menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Luapan sungai terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut secara terus-menerus, sehingga kapasitas sungai tidak mampu menampung debit air. Akibatnya, air meluber ke kawasan permukiman dan mengganggu aktivitas warga yang hanya bisa menunggu hingga banjir surut.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi jalan penghubung antar desa yang selama ini menjadi akses utama roda perekonomian masyarakat setempat. Kondisi tersebut menyebabkan mobilitas warga terhambat dan aktivitas ekonomi lumpuh sementara waktu.

Bencana banjir ini berdampak pada sedikitnya 200 rumah. Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman dengan membawa anggota keluarga serta hewan ternak untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Kepala Desa Lojejer, Mohammad Sholeh, mengatakan bahwa pihaknya bersama relawan dan masyarakat fokus melakukan evakuasi sejak malam hari.

“Dari utara karena faktor cuaca, hujan dan sebagainya sehingga terjadi dampaknya kepada masyarakat kami yaitu terdampak ada 200 rumah saat sekarang ini. Fokus penanganan yang menjadi prioritas kami bersama warga dan relawan adalah mengevakuasi warga sejak tadi malam,” ujar Mohammad Sholeh, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 15 Januari 2026.

Hingga saat ini, aparat desa bersama relawan masih terus melakukan pemantauan kondisi banjir sembari menunggu air surut dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi. Jika ingin, saya juga bisa menyesuaikan berita ini menjadi versi singkat, breaking news, atau fokus pada penanganan bencana dan bantuan darurat.

Dikutip dari metrotvnews.com