Juventus harus mengakhiri langkahnya di Liga Champions 2025/26 setelah disingkirkan secara dramatis oleh Galatasaray pada babak playoff 16 besar.
Bertanding di Stadion Allianz, Turin, Kamis dini hari WIB, Juventus menang 3-2 pada leg kedua. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan karena Bianconeri kalah agregat 5-7 dari wakil Turki tersebut, sebagaimana dilansir laman resmi UEFA.
Juventus Tampil Ofensif Kejar Defisit Agregat
Galatasaray datang dengan keunggulan agregat 5-2 dari leg pertama di Turki. Meski sudah unggul nyaman, tim tamu tetap tampil agresif sejak awal laga. Davinson Sanchez sempat mengancam pada menit ketiga sebelum Juventus membalas lewat peluang Kenan Yildiz semenit berselang.
Gol yang dinanti publik tuan rumah akhirnya lahir pada menit ke-36. Wasit Joao Pinheiro menunjuk titik putih setelah Lucas Torreira melanggar Khephren Thuram di kotak penalti. Manuel Locatelli yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Juventus unggul 1-0 hingga turun minum, memangkas agregat menjadi 3-5.
Kartu Merah dan Kebangkitan Dramatis
Petaka menghampiri Juventus tiga menit setelah babak kedua dimulai. Lloyd Kelly diganjar kartu merah usai melanggar Baris Yilmaz, membuat tuan rumah harus bermain dengan 10 orang.
Meski kalah jumlah pemain, Juventus tetap menunjukkan mentalitas menyerang. Pada menit ke-70, Federico Gatti menuntaskan umpan Pierre Kalulu untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Semangat tuan rumah semakin membara. Setelah tembakan Yildiz membentur tiang, Weston McKennie mencetak gol ketiga pada menit ke-82 memanfaatkan assist Koopmeiners. Skor 3-0 membuat agregat imbang 5-5 dan laga berlanjut ke babak tambahan waktu.
Gol Osimhen Hentikan Harapan Juventus
Memasuki extra time, Juventus sempat mengancam melalui Edon Zhegrova pada menit ke-96, namun peluangnya melenceng. Justru Galatasaray yang mencetak gol krusial pada injury time babak pertama extra time lewat Victor Osimhen.
Striker asal Nigeria itu memaksimalkan peluang di dalam kotak penalti untuk mengembalikan keunggulan agregat tim tamu.
Di babak kedua extra time, Juventus terus berupaya mengejar ketertinggalan. Peluang emas Zhegrova pada menit ke-110 digagalkan kiper Ugurcan Cakir. Galatasaray kemudian memastikan kemenangan agregat melalui gol Baris Yilmaz pada menit ke-119.
Laga leg kedua memang berakhir 3-2 untuk kemenangan Juventus, tetapi secara agregat Galatasaray unggul 7-5 dan memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions 2025/26. Sementara itu, Juventus harus tersingkir secara menyakitkan dari kompetisi elite Eropa tersebut.
Dikutip dari antaranews.com
