Sejumlah Kebakaran Landa Kota Tangerang, Pabrik dan Restoran Terbakar

Musibah kebakaran kembali marak terjadi di Kota Tangerang di tengah kondisi hujan dengan intensitas tinggi. Sejumlah insiden kebakaran dilaporkan menghanguskan pabrik, lapak limbah, hingga restoran dalam waktu berdekatan.

Salah satu kebakaran besar terjadi di pabrik milik PT Hardaya Shoe Component (HSC) yang berlokasi di Kawasan Industri Gajah Tunggal, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Api menghanguskan hampir seluruh bangunan pabrik yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi.

Kepala UPT Damkar Periuk, Kamaluddin, mengatakan banyaknya material mudah terbakar membuat api cepat merambat ke seluruh area produksi. Api pertama kali terlihat dari bagian belakang pabrik yang merupakan area produksi, sebelum menjalar ke area finishing dan bangunan utama.

“Banyaknya material mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke seluruh area produksi. Peristiwa ini terjadi di atas lahan seluas 5.000 meter persegi,” ujar Kamaluddin, Rabu (14/1/2026).

Untuk memadamkan kebakaran tersebut, petugas mengerahkan sedikitnya 43 personel dan 13 unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena lokasi sumber air yang cukup jauh dari titik api. Meski demikian, petugas bergerak cepat melokalisir api agar tidak merembet ke pabrik lain di sekitar lokasi.

“Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas berhasil memastikan api padam sepenuhnya. Proses pendinginan dilakukan hingga Rabu pagi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa,” kata Kamaluddin.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut karena saat kejadian pabrik sedang tidak beroperasi dan tidak ada aktivitas pekerja.

Selain pabrik, kebakaran hebat juga melanda sebuah restoran bernama Rumah Makan Sambal Gledek yang berlokasi di Jalan Galeong, RT 01 RW 04, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Kebakaran tersebut juga menghanguskan lapak limbah yang berada di sisi bangunan restoran.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak BPBD merespons cepat laporan kebakaran dengan mengerahkan 53 personel dan 16 unit armada pemadam.

“Petugas dari Mako BPBD dan sejumlah Unit Pelaksana Teknis tiba di lokasi sekitar pukul 00.21 WIB untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area,” ujar Mahdiar.

Ia menjelaskan, kondisi di lapangan cukup berat karena kobaran api besar dan area kebakaran yang luas. Selain itu, jarak lokasi pengisian air tangki yang jauh turut menjadi hambatan dalam proses pemadaman.

“Tidak hanya menghanguskan restoran, kebakaran juga melalap lapak limbah di sekitarnya. Namun petugas terus berjibaku agar api tidak meluas ke bangunan lain, mengingat lokasi berada di kawasan yang cukup padat,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Jatiuwung Kompol Robiin menyatakan pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim identifikasi dari Polres Metro Tangerang Kota. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

“Kami sudah mengecek TKP bersama rekan Pamapta dan tim identifikasi Polres. Namun, untuk penyebab pastinya masih kami dalami agar hasilnya akurat,” ujar Robiin.

Dikutip dari RRI.co.id