IHSG Dibuka Menguat 0,27% ke Level 8.960 Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (12/1/2026). IHSG dibuka di level 8.991,760 dan bergerak menguat pada perdagangan pagi.

Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.15 WIB, IHSG naik 24,244 poin atau setara 0,27 persen ke posisi 8.960,999. Penguatan indeks terjadi di tengah pergerakan saham yang cenderung beragam.

Sebanyak 292 saham emiten tercatat menguat, sementara 289 saham melemah dan 136 saham stagnan. Nilai transaksi sementara mencapai Rp4,785 triliun dengan volume perdagangan sebesar 7,549 miliar saham.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menyampaikan IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan sepanjang mampu bertahan di atas level support terdekat.

“Diperkirakan support IHSG berada di kisaran 8.900–8.920, sementara resist berada di level 8.950–9.000,” ujar Fanny dalam analisis hariannya.

Pada perdagangan Jumat (9/1) lalu, IHSG ditutup menguat 0,13 persen, meskipun dibayangi aksi jual bersih investor asing senilai Rp59 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas asing antara lain BUMI, BMRI, AMMN, BBNI, dan BRIS.

Dari pasar global, indeks utama Wall Street ditutup menguat pada akhir pekan lalu. Indeks S&P 500 mencetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah naik 0,65 persen, didorong penguatan saham Broadcom dan emiten produsen chip lainnya. Nasdaq naik 0,82 persen, sementara Dow Jones menguat 0,48 persen.

Pergerakan bursa Asia pada Jumat (9/1) juga cenderung beragam dengan mayoritas indeks menguat. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,61 persen dan Topix menguat 0,85 persen. Hang Seng Hong Kong bertambah 0,19 persen, Kospi Korea Selatan naik 0,75 persen, dan CSI 300 China menguat 0,45 persen.

Sementara itu, Taiex Taiwan melemah 0,24 persen dan ASX 200 Australia turun tipis 0,03 persen. Di kawasan Asia Tenggara, Straits Times Singapura naik 0,12 persen dan FTSE Malaysia menguat 1,02 persen.

Dikutip dari metrotvnews.com